HomeSE AsiaMengenal Apa Itu Green Economy dan Penerapannya di Indonesia - Tribunnews.com

Mengenal Apa Itu Green Economy dan Penerapannya di Indonesia – Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM – Berikut pengertian terkait green economy atau ekonomi hijau dan penerapannya di Indonesia.

Dikutip dari unep.org, green economy atau ekonomi hijau adalah adalah proses pengembangan ekonomi yang tetap meperhatikan lingkungan seperti tingkat karbon di udara, efisiensi sumber daya alam, dan sosial.

Diketahui di dalam green economy, pertumbuhan pekerja dan pendapatan dikendalikan oleh investasi publik dan privat menjadi semacam aktivitas ekonomi.

Selain aktivitas ekonomi, infrastruktur dan aset yang didapatkan juga harus memiliki syarat yaitu memiliki emisi karbon dan polusi yang rendah, meningkatkan efisiensi energi dan sumber daya, serta mencegah hilangnya keberagaman hayati serta ekosistem alam.

Baca juga: SDM Unggul Bekal Indonesia Bersaing dalam Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Baca juga: Presiden: Transformasi Besar Ekonomi Tak Boleh Berhenti Hanya Karena Pandemi Covid-19

Investasi semacam membutuhkan dukungan melalui pengeluaran dari publik, reformasi kebijakan dan perubahan dalam regulasi terkait perpajakan.

United Nation Environment (UNE) telah mempromosikan langkah perkembangan terkait pendapatan yang bersifat alami sebagai aset ekonomi kritis dan sumber pendapatan publik khususnya untuk masyarakat miskin yang mana kehidupannya bergantung kepada sumber daya alam.

Gagasan green economy ini tidak serta merta mengganti pembangunan berkelanjutan tetapi membuat fokus baru untuk ekonomi, investasi, pendapatan dan infrastruktur, pekerja dan kemampuannya, serta kehidupan sosial yang bersifat positif dari benua Asia ke negara Pasifik.

Lalu terdapat pula tiga area yang sedang dikerjakan sekarang ini dalam green economy yaitu:

1. Advokasi terkait pendekatan makro ekonomi untuk ketahanan pertumbuhan ekonomi melalui sektor regional, sub-regional, serta nasional.

2. Mendemonstrasikan pendekatan green economy dengan fokus utama pada akses finansial hjau, teknologi, dan investasi.



Source link