TNI Kirim Puluhan Tabung Oksigen Hingga APD Ke Papua – Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirim sejumlah bantuan alat kesehatan dari BNPB dan RSDC Wisma Atlet dalam rangka membantu penanganan Covid-19 di Papua.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing TNI AU AI 7303 yang diawaki Mayor Pnb Dani, TNI mengirimkan sejumlah bantuan tersebut.

Pesawat diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (2/8/2021).

“Beberapa Alkes yang dikirmkan ke Papua diantaranya, 50 tabung oksigen, 150 ribu pcs masker medis, seribu pcs APD, seribu pcs sarung tangan medis, 20 ribu pcs Rapid Test Antigen yang keseluruhannya dari BNPB dan 50 buah Oksigen Concentrator dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet,” kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan resmi Puspen TNI, Senin (2/8/2021).

Edys mengatakan pendistribusian Alkes tersebut sesuai kebutuhan dan permintaan sejumlah rumah sakit yang ada di Papua.

Baca juga: Kenaikan Kasus Covid-19 di 45 Kabupaten/ Kota Tinggi, Di Antaranya Medan, Makassar, dan Jayapura

Nantinya, kata dia, sejumlah alat kesehatan tersebut akan digunakan oleh beberapa rumah sakit yang ada di Papua untuk membantu penanganan Covid-19.

Pengiriman bantuan alat kesehatan tersebut, kata dia, sesuai dengan TR Panglima TNI Nomor TR/625/2021 tanggal 25 Juli 2021 tentang kegiatan PPKM Mikro.

Selain itu, kata dia, ketentuan Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca juga: Ibu Hamil Direkomendasikan Pakai Vaksin Covid-19 Sinovac, Pfizer, dan Moderna

“Bantuan yang diangkut menggunakan pesawat Boeing TNI AU AI 7303 ini take off dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur pada pukul 18.00 WIB dan akan transit di Lanud Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan penerbangan menuju Lanud Silas Papare Jayapura pada pagi harinya,” kata Edys.



Source link